Inovasi BKD
Pejabat Struktural
  • Nafiul Huda, S.Sos, M.Si

    Kepala BKD

  • Drs. Nurul Cholili

    Sekretaris BKD

  • Ilzam Nuzuli, SE

    Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai

  • Dwi Handajani, ST

    Kabid Pendidikan dan Pelatihan

  • David P W W, S.Kom

    Kasubbid Pengolahan Data

  • Drs. Mukhlisin

    Kasubbid Mutasi Pegawai

  • Ikwan Andoyo, SH

    Kasubbid Diklat Penjenjangan

  • Wihariyanto, SE

    Kasubbid Diklat Teknis Fungsional

  • Masrul, S.AP

    Kasubbag Keuangan dan Perlengkapan

PENGUNGUMAN HASIL SELEKSI PPPK PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2019 BISA DILIHAT DI WEBSITE INI
Written by Super User
Category: BERITA
Published: Monday, 29 February 2016 08:22

 

DIKLATPIM yang dibuka langsung Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ini diikuti sebanyak 33 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Saat membuka acara tersebut, Bupati Anas didampingi Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur, Akmal Boedianto serta disaksikan sejumlah pejabat teras pemkab yang merupakan mentor dari masing-masing peserta diklat.

Bupati Anas mengatakan salah satu pilar utama terwujudnya agenda pemerintahan, pembangunan, pelayanan   masyarakat yang baik dan terwujudnya visi misi pembangunan daerah adalah tersedianya sumber daya aparatur yang berkualitas.

“DIKLATPIM III ini digelar bukan hanya sekedar memenuhi persyaratan formalitas, namun untuk mencetak agen-agen perubahan. Jadi, kegiatan ini diharapkan bisa membawa dampak riil bagi kinerja pejabat pemerintah melalui penambahan wawasan, pengetahuan dan pembentukan sikap mental.  “ kata Anas.

Anas menambahkan kegiatan ini juga bernilai investasi bagi pemkab. “Investasi tidak hanya berupa materi, namun ide-ide brilian dari birokrat juga merupakan investasi bagi daerah,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur, Akmal Boedianto, menambahkan DIKLATPIM ini berfokus pada proses untuk mencetak pemimpin yang inovatif. Sehingga setiap peserta dituntut untuk membuat proyek perubahan/ inovasi.

“Jika ada 33 peserta, maka usai kegiatan ini harus ada 33 inovasi baru yang benar-benar dapat diimplementasikan di satker masing-masing. Dengan inovasi baru inilah, Banyuwangi diharapkan akan semakin maju,” ujar Akmal.

DIKLATPIM ini akan berlangsung selama 94 hari mulai 29 Februari - 9 Juni 2016 mendatang. Selain mendapatkan pembelajaran tentang wawasan kebangsaan dan pembelajaran on dan off campuss, peserta juga melakukan bench marking dan best practice ke kabupaten lainnya. Tujuannya agar peserta mengenali keunggulan daerah lain dan meng-adoptnya untuk diterapkan di Banyuwangi. (Humas & Protokol)

3527300
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1003
1198
3308
3515968
26453
28308
3527300

Your IP: 192.168.253.66
2019-08-20 18:23